Publication Ethics

Publication Ethics

  1. JPAK is an electronic scientific journal managed by the STKIP Research Institute Widya Yuwana Madiun. All involved in publishing this journal must uphold ethical behavior.
  2. The publication of an article in JPAK reviewed by colleagues is very important for the advancement of Catholic religious education. Articles must prioritize the scientific method. STKIP Widya Yuwana as JPAK administrator is committed to ensuring that there is no influence whatsoever on the influence of editorial decisions.
  3. The JPAK journal editor is responsible for deciding which articles to publish. The editor evaluates the manuscript at any time regardless of race, gender, sexual orientation, religious beliefs, ethnic origin, nationality, or political flow of the author.
  4. Editors and editorial staff are not permitted to disclose any information about the manuscript to anyone, other than the author.
  5. Material that is not published in the text may not be used in the editor's own research without the author's written consent. Reviewers can assist the editor in making editorial decisions.
  6. Each text received for review must be treated as a confidential document. They may not be shown or discussed with others except as permitted by the editor.
  7. The reviews carried out by reviewers must be done objectively. Personal criticism of the author is inappropriate. Reviewers must express their views clearly with supporting arguments.
  8. The author must present an accurate text about the research conducted. The manuscript must contain sufficient details and references. False or intentionally inaccurate statements are unethical and unacceptable behavior.
  9. The author is asked to provide raw data in connection with the paper for editorial review, and must be prepared to provide public access to the data if requested.
  10. Writers must ensure that they have written fully the original work, and if the author uses the work and / or other people's words must be conveyed that this is a quote.
  11. A writer should not generally publish a text that basically describes the same research in more than one journal or main publication. Submitting the same manuscript to more than one journal simultaneously is an unethical and unacceptable publishing behavior.
  12. Correct recognition of the work of others must always be given. The author must quote the publication used in the text.
  13. If a text is co-written, they must ensure that they have seen and agreed to the final version of the paper and have agreed to submit it for publication.
  14. Authors must disclose in their texts any other financial or substantive conflicts of interest that might be interpreted to influence the results or interpretation of their text. All sources of financial support for the project must be disclosed.
  15. When a writer finds significant errors or inaccuracies in his self-published work, it is the duty of the author to notify the journal editor or publisher immediately and work with the editor to recall or correct the text.

 

Etika Publikasi

  1. JPAK adalah jurnal ilmiah elektronik yang dikelola oleh Lembaga Penelitian STKIP Widya Yuwana Madiun. Semua yang terlibat dalam penerbitan jurnal ini harus menjunjung perilaku etis.
  2. Publikasi sebuah artikel dalam JPAK yang ditinjau oleh rekan sejawat sangat penting bagi kemajuan ilmu pendidikan agama katolik. Artikel harus mengedepankan metode ilmiah. STKIP Widya Yuwana sebagai pengayom JPAK berkomitmen untuk memastikan bahwa tidak ada pengaruh apapun pengaruh terhadap keputusan editorial.
  3. Editor jurnal JPAK bertanggung jawab untuk memutuskan artikel mana yang akan diterbitkan. Editor setiap saat mengevaluasi naskah tanpa memandang ras, jenis kelamin, orientasi seksual, kepercayaan agama, asal etnis, kewarganegaraan, atau aliran politik dari penulis.
  4. Editor dan staf editorial tidak diperbolehkan mengungkapkan informasi apa pun tentang naskah kepada siapa pun, selain penulis.
  5. Materi yang tidak dipublikasikan dalam naskah tidak boleh digunakan dalam penelitian editor sendiri tanpa persetujuan tertulis dari penulis. Reviewer dapat membantu editor dalam membuat keputusan editorial.
  6. Setiap naskah yang diterima untuk ditinjau harus diperlakukan sebagai dokumen rahasia. Mereka tidak boleh diperlihatkan atau didiskusikan dengan orang lain kecuali sebagaimana diizinkan oleh editor.
  7. Tinjauan yang dilakukan oleh reviewer harus dilakukan secara objektif. Kritik pribadi terhadap penulis tidak pantas. Reviewer harus mengekspresikan pandangan mereka dengan jelas dengan argumen yang mendukung.
  8. Penulis (author) harus menyajikan naskah yang akurat tentang penelitian yang dilakukan. Naskah harus berisi detail dan referensi yang cukup. Pernyataan palsu atau sengaja tidak akurat merupakan perilaku yang tidak etis dan tidak dapat diterima.
  9. Penulis diminta untuk memberikan data mentah sehubungan dengan makalah untuk tinjauan editorial, dan harus siap untuk menyediakan akses publik ke data tersebut jika diminta.
  10. Para penulis harus memastikan bahwa mereka telah menulis sepenuhnya karya asli, dan jika penulis menggunakan karya dan/atau kata-kata orang lain harus disampaikan bahwa hal tersebut adalah kutipan.
  11. Seorang penulis tidak boleh secara umum menerbitkan naskah yang pada dasarnya menggambarkan penelitian yang sama di lebih dari satu jurnal atau publikasi utama. Menyerahkan naskah yang sama ke lebih dari satu jurnal secara bersamaan merupakan perilaku penerbitan yang tidak etis dan tidak dapat diterima.
  12. Pengakuan yang benar atas karya orang lain harus selalu diberikan. Penulis harus mengutip publikasi yang dipakai dalam naskahnya.
  13. Jika suatu naskah ditulis bersama, maka mereka harus memastikan bahwa telah melihat dan menyetujui versi final dari makalah tersebut dan telah menyetujui pengajuannya untuk publikasi.
  14. Penulis harus mengungkapkan dalam naskah mereka segala konflik kepentingan finansial atau substantif lainnya yang mungkin ditafsirkan untuk memengaruhi hasil atau interpretasi naskah mereka. Semua sumber dukungan keuangan untuk proyek harus diungkapkan.
  15. Ketika seorang penulis menemukan kesalahan atau ketidakakuratan yang signifikan dalam karyanya yang diterbitkan sendiri, adalah kewajiban penulis untuk segera memberi tahu editor jurnal atau penerbit dan bekerja sama dengan editor untuk menarik kembali atau memperbaiki naskahnya.